Selasa, 31 Desember 2013

Operasi Mencari Dan Menyelamat Ditutup


CAMERON HIGHLANDS – Operasi mencari dan menyelamat seorang mangsa warga Indonesia yang hilang dalam kejadian banjir lumpur di Lembah Bertam, di sini Rabu lepas, dihentikan secara rasmi hari ini.

Ketua Balai Bomba dan Penyelamat Cameron Highlands Yusry Abdullah Sani berkata, operasi yang bermula pada 8 pagi itu dihentikan kira-kira 2 petang ini.

“Pihak berkuasa telah menutup operasi mencari dan menyelamat sepenuhnya dan mangsa yang hilang masih tidak ditemui,” katanya ketika dihubungi Bernama.

Bagaimanapun, katanya pemantauan dan rondaan di kawasan bencana akan dilakukan pada esok oleh anggota keselamatan dalam skala kecil.

Yusry berkata sehingga kini usaha mencari dan menyelamat mangsa yang memasuki hari kelima menemui jalan buntu walaupun unit pengesan anjing K-9 dan unit penyelam bomba telah digunakan.

Dalam kejadian 1 pagi Rabu lepas, banjir lumpur melanda Lembah Bertam, Ringlet di sini apabila air sungai melimpah susulan pelepasan air Empangan Sultan Abu Bakar.

Insiden itu mengorbankan tiga nyawa selain seorang mangsa hilang. Ia turut memusnahkan 80 kediaman dan kira-kira 100 kenderaan.

Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak ketika membentangkan Bajet 2014 pada Jumaat, mengumumkan peruntukan RM40 juta untuk melebar dan mendalamkan Sungai Bertam.  – BERNAMA
ReadFull Article ..

Seksi gila sister ni

Salam semua,



infospesial.net - Dia tidak seperti Bunda Theresa. Model Sports Illustrated Kate Upton tampil menggoda memain peranan sebagai seorang sister gereja yang tampil sangat seksi dalam filem terbarunya The Three Stooges.

Model 19 tahun ini memainkan peranan sebagi Sister Bernice, yang muncul dari kolam renang dengan topi biarawati namun mengenakan bikini dengan berenda hitam yang menutupi sebahagian tubuhnya.

Upton nampak menghebohkan sesama biarawati, yang dimainkan oleh Glee Jane Lynch dan pemenang Oscar Jennifer Hudson.

sumber



ReadFull Article ..

Senin, 30 Desember 2013

Kanak kanak 8 tahun Uji senapang Patah tertembak sepupu

Sabtu, 15 Disember 2012

myMetro 

SRI AMAN: Sikap ingin tahu seorang kanak-kanak lelaki berusia lapan tahun untuk mencuba senapang patah milik bapanya yang disangkakan tidak berpeluru, mengundang padah apabila tertembak sepupunya berusia sembilan tahun dalam kejadian di Rumah Panjang Ngulu Empaling, Pantu, dekat sini kelmarin.

Dalam kejadian jam 9 pagi itu, kanak-kanak berkenaan mengarahkan senjata api itu ke luar tingkap dan melepaskan satu das tembakan yang mengenai bahu kiri mangsa kerana menyangkakan senapang berkenaan tidak berpeluru.

Timbalan Ketua Polis Daerah Sri Aman, Asisten Superintendan Ang Tuan Teck berkata, berdasarkan siasatan awal, kanak-kanak terbabit mengambil kunci yang disangkut di dinding sebelum masuk ke bilik bapanya untuk mencari raket badminton.
Katanya, ketika menyelongkar bilik berkenaan, kanak-kanak terbabit ternampak selaras senapang patah yang disandarkan di sebelah almari pakaian.

“Kerana ingin tahu, kanak-kanak itu mengambil senjata berkenaan dan mengacukannya ke luar tingkap dan kebetulan ketika itu sepupunya bermain di luar rumah.

“Difahamkan sepupu lelakinya itu melihat perbuatan kanak-kanak terbabit sebelum memetik picu kerana menyangkakan senapang itu tidak diisi peluru,” katanya ketika dihubungi.

Katanya, malangnya senapang itu meletup sebaik picu ditekan menyebabkan peluru terkena bahu kiri mangsa sekali gus meraung kesakitan dan berlaku pendarahan teruk.

Difahamkan, ahli keluarga mangsa yang dikejutkan dengan kejadian itu segera membawanya ke Hospital Sri Aman untuk rawatan sebelum dipindahkan ke Hospital Umum Sarawak (HUS) jam 7 malam kelmarin.

“Ketika ini mangsa dilaporkan dalam keadaan stabil dan serpihan peluru yang masuk ke dalam bahu mangsa dikeluarkan. Difahamkan, mangsa dipindahkan ke wad biasa untuk menerima rawatan selanjutnya.

“Polis turut mengambil keterangan sepupu mangsa serta pemilik senjata api bagi membantu siasatan dan kes disiasat mengikut Seksyen 37 (Akta Senjata 1960),” katanya.
ReadFull Article ..

Minggu, 29 Desember 2013

Mengenal Keris Dan Kegunaannya

keris
Keris adalah sejenis pedang pendek yang berasal dari pulau Jawa, Indonesia.
Keris purba telah digunakan antara abad ke-9 dan 14. Selain digunakan sebagai senjata,keris juga sering dianggap memiliki kekuatan supranatural. Keris terbagi menjadi tiga bagian yaitu mata, hulu, dan sarung. Beberapa jenis keris memiliki mata pedang yang berkelok-kelok. Senjata ini sering disebut-sebut dalam berbagai legenda tradisional, seperti keris Mpu Gandring dalam legenda Ken Arok dan Ken Dedes.
Keris sendiri sebenarnya adalah senjata khas yang digunakan oleh daerah-daerah yang memiliki rumpun Melayu atau bangsa Melayu.Pada saat ini, Keberadaan Keris sangat umum dikenal di daerah Indonesia terutama di daerah pulau Jawa dan Sumatra, Malaysia, Brunei, Thailand dan Filipina khususnya di daerah Filipina selatan (Pulau Mindanao). Namun, bila dibandingkan dengan Indonesia dan Malaysia, keberadaan keris dan pembuatnya di Filipina telah menjadi hal yang sangat langka dan bahkan hampir punah.
Tata cara penggunaan keris juga berbeda di masing-masing daerah. Di daerah Jawa dan Sunda misalnya, keris ditempatkan di pinggang bagian belakang. Sementara di Sumatra, Malaysia, Brunei dan Filipina, keris ditempatkan di depan. Sebenarnya keris sendiri memiliki berbagai macam bentuk, ada yang bermata berkelok kelok (7, 9 bahkan 13), ada pula yang bermata lurus seperti di daerah Sumatera. Selain itu masih ada lagi keris yang memliki kelok tunggal seperti halnya rencong di Aceh atau Badik di Sulawesi.
Bagian-bagian keris
Sebagian ahli tosan aji mengelompokkan keris sebagai senjata tikam, sehingga bagian utama dari sebilah keris adalah wilah (bilah) atau bahasa awamnya adalah seperti mata pisau. Tetapi karena keris mempunyai kelengkapan lainnya, yaitu wrangka (sarung) dan bagian pegangan keris atau ukiran, maka kesatuan terhadap seluruh kelengkapannya disebut keris.
* Pegangan keris
Pegangan keris ini bermacam-macam motifnya , untuk keris Bali ada yang bentuknya menyerupai patung dewa, patung pedande, patung raksaka, patung penari , pertapa, hutan ,dan ada yang diukir dengan kinatah emas dan batu mulia .Pegangan keris Sulawesi menggambarkan burung laut. Hal itu sebagai perlambang terhadap sebagian profesi masyarakat Sulawesi yang merupakan pelaut, sedangkan burung adalah lambang dunia atas keselamatan. Seperti juga motif kepala burung yang digunakan pada keris Riau Lingga, dan untuk daerah-daerah lainnya sebagai pusat pengembangan tosan aji seperti Aceh, Bangkinang (Riau) , Palembang, Sambas, Kutai, Bugis, Luwu, Jawa, Madura dan Sulu, keris mempunyai ukiran dan perlambang yang berbeda. Selain itu, materi yang dipergunakan pun berasal dari aneka bahan seperti gading, tulang, logam, dan yang paling banyak yaitu kayu. Untuk pegangan keris Jawa, secara garis besar terdiri dari sirah wingking ( kepala bagian belakang ) , jiling, cigir, cetek, bathuk (kepala bagian depan) ,weteng dan bungkul.
* Wrangka atau Rangka
Wrangka, rangka atau sarung keris adalah bagian (kelengkapan) keris yang mempunyai fungsi tertentu, khususnya dalam kehidupan sosial masyarakat Jawa, karena bagian wrangka inilah yang secara langsung dilihat oleh umum . Wrangka yang mula-mula (sebagian besar) dibuat dari bahan kayu (jati , cendana, timoho , kemuning, dll) , kemudian sesuai dengan perkembangan zaman maka terjadi perubahan fungsi wrangka (sebagai pencerminan status sosial bagi penggunanya ). Kemudian bagian atasnya atau ladrang-gayaman sering diganti dengan gading. Secara garis besar terdapat dua macam wrangka, yaitu jenis wrangka ladrang yang terdiri dari bagian-bagian : angkup, lata, janggut, gandek, godong (berbentuk seperti daun), gandar, ri serta cangkring. Dan jenis lainnya adalah jenis wrangka gayaman (gandon) yang bagian-bagiannya hampir sama dengan wrangka ladrang tetapi tidak terdapat angkup, godong dan gandek. Aturan pemakaian bentuk wrangka ini sudah ditentukan, walaupun tidak mutlak. Wrangka ladrang dipakai untuk upacara resmi , misalkan menghadap raja, acara resmi keraton lainnya (penobatan, pengangkatan pejabat kerajaan, perkimpoian, dll) dengan maksud penghormatan. Tata cara penggunaannya adalah dengan menyelipkan gandar keris di lipatan sabuk (stagen) pada pinggang bagian belakang (termasuk sebagai pertimbangan untuk keselamatan raja ). Sedangkan wrangka gayaman dipakai untuk keperluan harian, dan keris ditempatkan pada bagian depan (dekat pinggang) ataupun di belakang (pinggang belakang). Dalam perang, yang digunakan adalah keris wrangka gayaman , pertimbangannya adalah dari sisi praktis dan ringkas, karena wrangka gayaman lebih memungkinkan cepat dan mudah bergerak, karena bentuknya lebih sederhana. Ladrang dan gayaman merupakan pola-bentuk wrangka, dan bagian utama menurut fungsi wrangka adalah bagian bawah yang berbentuk panjang ( sepanjang wilah keris ) yang disebut gandar atau antupan ,maka fungsi gandar adalah untuk membungkus wilah (bilah) dan biasanya terbuat dari kayu ( dipertimbangkan untuk tidak merusak wilah yang berbahan logam campuran ) Karena fungsi gandar untuk membungkus , sehingga fungsi keindahannya tidak diutamakan, maka untuk memperindahnya akan dilapisi seperti selongsong-silinder yang disebut pendok . Bagian pendok ( lapisan selongsong ) inilah yang biasanya diukir sangat indah , dibuat dari logam kuningan, suasa ( campuran tembaga emas ) , perak, emas . Untuk daerah diluar Jawa (kalangan raja-raja Bugis , Goa, Palembang, Riau, Bali ) pendoknya terbuat dari emas , disertai dengan tambahan hiasan seperti sulaman tali dari emas dan bunga yang bertaburkan intan berlian. Untuk keris Jawa , menurut bentuknya pendok ada tiga macam, yaitu (1) pendok bunton berbentuk selongsong pipih tanpa belahan pada sisinya , (2) pendok blewah (blengah) terbelah memanjang sampai pada salah satu ujungnya sehingga bagian gandar akan terlihat , serta (3) pendok topengan yang belahannya hanya terletak di tengah . Apabila dilihat dari hiasannya, pendok ada dua macam yaitu pendok berukir dan pendok polos (tanpa ukiran).
* Wilah
Wilah atau wilahan adalah bagian utama dari sebuah keris, dan juga terdiri dari bagianbagian tertentu yang tidak sama untuk setiap wilahan, yang biasanya disebut dapur, atau penamaan ragam bentuk pada wilah-bilah (ada puluhan bentuk dapur). Sebagai contoh, bisa disebutkan dapur jangkung mayang, jaka lola , pinarak, jamang murub, bungkul , kebo tedan, pudak sitegal, dll. Pada pangkal wilahan terdapat pesi , yang merupakan ujung bawah sebilah keris atau tangkai keris. Bagian inilah yang masuk ke pegangan keris ( ukiran) . Pesi ini panjangnya antara 5 cm sampai 7 cm, dengan penampang sekitar 5 mm sampai 10 mm, bentuknya bulat panjang seperti pensil. Di daerah Jawa Timur disebut paksi, di Riau disebut puting, sedangkan untuk daerah Serawak, Brunei dan Malaysia disebut punting.
Pada pangkal (dasar keris) atau bagian bawah dari sebilah keris disebut ganja (untuk daerah semenanjung Melayu menyebutnya aring). Di tengahnya terdapat lubang pesi (bulat) persis untuk memasukkan pesi, sehingga bagian wilah dan ganja tidak terpisahkan. Pengamat budaya tosan aji mengatakan bahwa kesatuan itu melambangkan kesatuan lingga dan yoni, dimana ganja mewakili lambang yoni sedangkan pesi melambangkan lingganya. Ganja ini sepintas berbentuk cecak, bagian depannya disebut sirah cecak, bagian lehernya disebut gulu meled , bagian perut disebut wetengan dan ekornya disebut sebit ron. Ragam bentuk ganja ada bermacammacam, wilut , dungkul , kelap lintah dan sebit rontal.
Luk, adalah bagian yang berkelok dari wilah-bilah keris, dan dilihat dari bentuknya keris dapat dibagi dua golongan besar, yaitu keris yang lurus dan keris yang bilahnya berkelok-kelok atau luk. Salah satu cara sederhana menghitung luk pada bilah , dimulai dari pangkal keris ke arah ujung keris, dihitung dari sisi cembung dan dilakukan pada kedua sisi seberang-menyeberang (kanan-kiri), maka bilangan terakhir adalah banyaknya luk pada wilah-bilah dan jumlahnya selalu gasal ( ganjil) dan tidak pernah genap, dan yang terkecil adalah luk tiga (3) dan terbanyak adalah luk tiga belas (13). Jika ada keris yang jumlah luk nya lebih dari tiga belas, biasanya disebut keris kalawija ,atau keris tidak lazim .
Sejarah Asal keris
Sejarah Asal keris yang kita kenal saat ini masih belum terjelaskan betul. Relief candi di Jawa lebih banyak menunjukkan ksatria-ksatria dengan senjata yang lebih banyak unsur Indianya. Keris Budha dan pengaruh India-Tiongkok Kerajaan-kerajaan awal Indonesia sangat terpengaruh oleh budaya Budha dan Hindu. Candi di Jawa tengah adalah sumber utama mengenai budaya zaman tersebut. Yang mengejutkan adalah sedikitnya penggunaan keris atau sesuatu yang serupa dengannya. Relief di Borobudur tidak menunjukkan pisau belati yang mirip dengan keris. Dari penemuan arkeologis banyak ahli yang setuju bahwa proto-keris berbentuk pisau lurus dengan bilah tebal dan lebar. Salah satu keris tipe ini adalah keris milik keluarga Knaud, didapat dari Sultan Paku Alam V. Keris ini relief di permukaannya yang berisi epik Ramayana dan terdapat tahun Jawa 1264 (1342Masehi), meski ada yang meragukan penanggalannya. Pengaruh kebudayaan Tiongkok mungkin masuk melalui kebudayaan Dongson (Vietnam) yang merupakan penghubung antara kebudayaan Tiongkok dan dunia Melayu. Terdapat keris sajen yang memiliki bentuk gagang manusia sama dengan belati Dongson.
Keris “Modern”
Keris yang saat ini kita kenal adalah hasil proses evolusi yang panjang. Keris modern yang dikenal saat ini adalah belati penusuk yang unik. Keris memperoleh bentuknya pada masa Majapahit (abad ke-14) dan Kerajaan Mataram baru (abad ke-17-18). Pemerhati dan kolektor keris lebih senang menggolongkannya sebagai “keris kuno” dan ”keris baru” yang istilahnya disebut nem-neman ( muda usia atau baru ). Prinsip pengamatannya adalah “keris kuno” yang dibuat sebelum abad 19 masih menggunakan bahan bijih logam mentah yang diambil dari sumber alam-tambang-meteor ( karena belum ada pabrik peleburan bijih besi, perak, nikel dll), sehingga logam yang dipakai masih mengandung banyak jenis logam campuran lainnya, seperti bijih besinya mengandung titanium, cobalt, perak, timah putih, nikel, tembaga dll. Sedangkan keris baru ( setelah abad 19 ) biasanya hanya menggunakan bahan besi, baja dan nikel dari hasil peleburan biji besi, atau besi bekas ( per sparepart kendaraan, besi jembatan, besi rel kereta api dll ) yang rata-rata adalah olahan pabrik, sehingga kemurniannya terjamin atau sedikit sekali kemungkinannya mengandung logam jenis lainnya. Misalkan penelitian Haryono Arumbinang, Sudyartomo dan Budi Santosa ( sarjana nuklir BATAN Yogjakarta ) pada era 1990, menunjukkan bahwa sebilah keris dengan tangguh Tuban, dapur Tilam Upih dan pamor Beras Wutah ternyata mengandung besi (fe) , arsenikum (warangan )dan Titanium (Ti), menurut peneliti tersebut bahwa keris tersebut adalah ”keris kuno” , karena unsur logam titanium ,baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi, banyak digunakan sebagai alat transportasi modern (pesawat terbang, pesawat luar angkasa) ataupun roket, jadi pada saat itu teknologi tersebut belum hadir di Indonesia. Titanium banyak diketemukan pada batu meteorit dan pasir besi biasanya berasal dari daerah Pantai Selatan dan juga Sulawesi. Dari 14 keris yang diteliti , rata-rata mengandung banyak logam campuran jenis lain seperti cromium,stanum, stibinium, perak, tembaga dan seng, sebanyak 13 keris tersebut mengandung titanium dan hanya satu keris yang mengandung nikel. Keris baru dapat langsung diketahui kandungan jenis logamnya karena para Mpu ( pengrajin keris) membeli bahan bakunya di toko besi, seperti besi, nikel, kuningan dll. Mereka tidak menggunakan bahan dari bijih besi mentah ( misalkan diambil dari pertambangan ) atau batu meteorit , sehingga tidak perlu dianalisis dengan isotop radioaktif. Sehingga kalau ada keris yang dicurigai sebagai hasil rekayasa , atau keris baru yang berpenampilan keris kuno maka penelitian akan mudah mengungkapkannya.
Keris Pusaka terkenal
Keris Mpu Gandring
Keris Pusaka Setan Kober
Keris Kyai Sengkelat
Keris Pusaka Nagasastra Sabuk Inten
Keris Kyai Carubuk
Keris Kyai Condong Campur
sumber: http://blognyajose.blogspot.com/2010/01/mengenal-keris-dan-kegunaannya.html
ReadFull Article ..

Tahi judi mahu jual buah pinggang



PHUAH sedih kerana terpaksa menanggung hutang dan ditinggalkan oleh isteri ekoran tabiatnya suka berjudi di Kuala Lumpur semalam.


KUALA LUMPUR – Seorang penganggur yang ditinggalkan isteri dan anaknya kerana gemar berjudi, bercadang menjual salah satu buah pinggangnya bagi melangsaikan hutang judi berjumlah RM20,000.
Lelaki yang hanya mahu dikenali sebagai Phuah, 45, berkata, dia rela menjual organnya sendiri kerana menemui jalan buntu untuk melangsaikan hutangnya akibat ketagih bermain judi internet.

Katanya, dia telah meminjam sebanyak RM15,000 daripada ahli keluarganya manakala RM5,000 lagi daripada ah long, namun menanggung kerugian apabila kalah berjudi.
“Saya hanya terfikir untuk menjual buah pinggang bagi mendapatkan wang. Saya kehilangan segala-galanya malah isteri saya telah meninggalkan rumah bersama dua anak perempuan kami minggu lalu,” katanya pada sidang akhbar di Pejabat Biro Pengaduan dan Perkhidmatan Awam MCA di sini semalam.
ReadFull Article ..

Sabtu, 28 Desember 2013

NGANGKANG STYLE – Isu Hot Di Acheh

ngangkang_motor


Beberapa hari lalu, terbit berita mengenai rancangan Bandar Lhokseumawe di Acheh untuk memperkenalkan undang-undang melarang wanita daripada duduk seperti lelaki ketika membonceng motosikal bersama kaum Adam.
Rasanya mudah aje mengapa cara duduk seperti itu dilihat tidak sesuai. Ini kerana dengan cara itu, buah dada wanita di belakang akan menyentuh badan lelaki dan mampu mendatangkan ghairah.
Langkah itu dirancang untuk diambil selepas pemimpin-pemimpin wilayah berkenaan mendraf beberapa rang undang-undang baharu termasuk melarang wanita berseluar ketat, merejam suami atau isteri yang berzina dan merotan pesalah homoseks.
Aceh merupakan satu-satunya wilayah di Indonesia yang melaksanakan undang-undang syariah.
“Wanita yang membonceng motosikal tidak boleh duduk seperti menunggang kerana ia akan membangkitkan nafsu penunggang lelaki. Peraturan itu juga bagi melindungi wanita daripada sebarang perkara yang tidak diingini.
“Tidak sopan untuk wanita duduk seperti lelaki. Kami melaksanakan undang-undang Islam di Lhokseumawe,” kata Datuk Bandar, Suaidi Yahya.
Untuk pengetahuan, Aceh mula melaksanakan undang-undang syariah selepas wilayah tersebut diberikan kuasa autonomi khas pada 2001.
Rupanya, di Acheh, rancangan Datuk Bandar Lhokseumawe bukanlah satu berita kecil di muka surat terakhir akhbar.
Ia kini adalah antara topik debat yang hebat diperkatakan di wilayah berkenaan, malah turut mendapat perhatian dunia terutama di barat.
Untuk mendapatkan gambaran perkara itu yang diberikan nama sebagai isu ngangkang style, kami menghubungi seorang rakan kami di wilayah itu.
Beliau memahami bagaimana isu itu sukar diterima oleh pihak luar dan memberikan penjelasannya sendiri terhadap isu itu.
Penjelasan Rakan Kami Dari Acheh
NGANGKANG STYLE, UNTUK MY MALAYSIAN FELLAS.
Penjelasan mengenai peraturan “lucu” di negeri kami. Terlanjur populer, sekalian aja kalian tau langsung dari orang aceh.
1) Di Aceh, sudah menjadi adat kami perempuan duduk “menyamping” kalau ikut orang naik motor, seperti kalian lihat perempuan-perempuan kerajaan Eropa mengenderai kuda mereka. ada sedikit perempuan, terutama yang masih muda yang duduk macam perempuan di malaysia, menghadap ke depan.
2) Di Aceh, kami tidak biasa melihat perempuan pegang-pegang lelaki, walaupun dia orang tu sudah kahwin. Apalagi anak dara, sama sekali tidak boleh asyik bermesraan dengan anak bujang di depan umum, terlebih lagi dalam sepi (khalwat). Orang yang khalwat, boleh dihukum cambuk (dera) kalau dia kena tangkap. Tapi anak dara dan anak bujang ini, mengambil kesempatan apabila mereka sedang mengenderai motor. Mereka berkeliling kota tak tentu tujuan hanya untuk menikmati kemesraan begini, tanpa perlu takut dihukum.
3) Dua hal di atas adalah perbedaan yang sangat besar antara Aceh dan Malayisa. terutama hal kedua, di mana saya melihat sendiri anak dara berpeluk-pelukan dengan anak bujang adalah hal biasa di depan umum, padahal mereka belum menikah.
4) Pemerintah baru kami, kebanyakan bukan orang yang paham sekali tentang hukum agama, tapi mereka ini sangat besar semangat (ghirah) Islamnya. Mereka ini tidak tahu bagaimana mencegah “kemungkaran” yang dilakukan rakyatnya, dan sangat ingin sekali berbuat sesuatu, seperti membuat peraturan duduk pengendara motor tersebut.
5) Para ulama kami, tidak memberi komentar apa-apa lagi mengenai hal ini. apakah mereka setuju, atau mereka tidak setuju?. Tapi dalam banyak pembicaraan tidak rasmi, mereka mendukung keputusan tersebut, kerana melihat kemuslihatan lebih banyak dari mudaratan yang dimunculkan dari peraturan itu.
6) Tetapi, oleh orang yang anti kepada Syariat, baik dia orang aceh sendiri maupun orang luar aceh, menggunakan kesempatan ini untuk menyerang Syairat Islam yang menjadi hukum di Aceh secara sama rata.
7) Pendukung partai politik yang berbasis Islam, kelompok-kelompok aktifis Islam, lebih banyak diam, tapi dalam pembicaraan tidak rasmi mereka pula mengambil kesempatan ini untuk menentang peraturan karena ingin mengambil dukungan rakyat kepada mereka. Ini adalah munafik atau kebodohan total.
8) Peraturan ini belum dirasmikan. Pemerintah (kerajaan) mengatakan akan mengkaji ulang baik-buruk dampak dan kemasalahatnnya (mengkaji kesannya). Tapi seluruh dunia sudah menjadi heboh karenanya.
ReadFull Article ..

Ustream Himpunan Ulama Malaysia Thailand

http://www.ustream.tv/channel/ijtimak-ulamak-turath-malaysia-thailand

Sila layari kuliah ulama muktabar sepanjang Program Himpunan Ulama Malaysia Thailand secara live di ustream rasmi Program Himpunan Ulama Malaysia Thailand.
ReadFull Article ..

Jumat, 27 Desember 2013

Ustad Solmed dan April Jasmine Pacaran di Mekkah

SABTU, 10 MAC 2012

Resepsi pernikahan Ustad Solmed dan Jasmine April




JAKARTA - Ustad Solmed dan April Jasmine, istrinya itu, baru saja menunaikan ibadah umroh, di tanah suci Mekkah. Selama sembilan hari mereka berada di sana. Keduanya mendapat banyak pelajaran. Hubungan mereka tetap mesra seperti layaknya pasangan yang berpacaran.

"Di sana ketemuan di satu tempat. Jadi kaya orang pacaran saling tunggu menunggu. Itu memberikan satu pelajaran kalau kita bisa kompak. Kekhawatiran kaya apapun bisa kita lalui," ujarnya, saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan.

Ustad yang terkenal lewat sinetron Pesantren dan Rock and Roll itu, juga menimba pengalaman. Ia bersama istrinya bisa bertambah dewasa. Apalagi, selama di sana mereka bertemu umat muslim dari seluruh dunia.

"Banyak pengalaman yang membuat kami lebih dewasa. Bagaimana menciptakan sesuatu menjadi indah karena Mekkah itu tempat berkumpul muslim seluruh dunia dri berbagai macam negara," terangnya.

Ustad Solmed berharap kepulangannya bersama istri dari tanah suci Mekkah membawa berkah dan hikmah. Sebab, perjalanan ibadah umroh ini merupakan yang pertama bagi mereka setelah mengikat tali cinta dalam pernikahan.
ReadFull Article ..

Lahad Datu Abby Abadi ‘Meroyan’ Di Twitter

Isu mengenai pencerobohan di Lahad Datu, Sabah memang menjadi topik terhangat pada masa kini.

Ramai yang mula menyuarakan pendapat masing-masing di laman sosial seperti Facebook dan Twitter.

Termasuklah salah seorang selebriti yang amat terkenal dengan suara lantangnya iaitu Abby Abadi.

Seperti yang diketahui Abbay Abadi kini sudah pun memasuki perjuangan di bawah paksi Pakatan Rakyat.

Semalam, menerusi Twitternya, Abby meluahkan rasa tidak puas hatinya apabila pihak kerajaan lambat mengambil tindakan mengenai Lahad Datu sehinggalah menyebabkan kematian dua orang pejuang tanah air.

Anda boleh baca sendiri antara isi-isi ‘luahan’ hati Abby di bawah ini.

http://mynewshub.my/wp-content/uploads/lahad3.jpg 

http://mynewshub.my/wp-content/uploads/lahad2.jpg 

http://mynewshub.my/wp-content/uploads/lahad4.jpg 
Setiap orang sememangnya mempunyai pendapat dan pandangan masing-masing.

Tetapi tidak usahlah menuduh bukan-bukan jika tidak tahu perkara sebenarnya.

Apa-apa pun marilah kita berdoa agar tentera Malaysia terus selamat demi memperjuangkan negara.
Insyallah..
ReadFull Article ..

Kamis, 26 Desember 2013

Suku Paling Aneh di Dunia

Suku Paling Aneh di Dunia - Banyak suku-suku asing dan belum terjamah oleh dunia luar yang menghuni bumi ini. Suku asing ini bisa dikatakan "primitif" karena keberadaanya yang terisolasi dan tidak mendapat perhatian khusus dari dunia luar sehingga ketika orang mengetahui keberadaan dan kehidupan sehari-hari suku tersebut, orang-orang akan memberi julukan "suku aneh" dan slaah satunya terjadi pada suku Korowai.

Suku Korowai mempunyai populasi 3.000 orang dan merupakan salah satu suku paling aneh di dunia. Mereka tinggal di Papua New Guinea dan budaya mereka masih tetap terisolasi dari peradaban modern. Mereka memiliki banyak kebiasaan aneh dan beberapa dari mereka juga ada yang kanibal.

Seperti kenyataannya bahwa mereka hidup dengan cara suku mereka sendiri yang cukup aneh, mereka membangun rumah mereka di pohon-pohon yang sangat tinggi supaya tidak diganggu oleh binatang.

Di sini Agan-agan dapat melihat beberapa foto yang menunjukkan beberapa rumah mereka yang megah dan beberapa foto yang menunjukkan proses pembangunan bangunan tersebut.



Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket


Photobucket



ReadFull Article ..

Rabu, 25 Desember 2013

Menikmati Indahnya Senja Di Pantai Boom Tuban

Wisata Pantai Boom Tuban rasanya tak ada habisnya untuk dieksplorasi tentang kisahnya. 
 
Karena sudah ada banyak tulisan yang bercerita tentang sejarah dan profil wisata ini,  kali ini saya akan mengajak Anda untuk menikmati pesona keindahan Pantai Boom kala senja.

  Click disini : Nikmatnya  Kuliner Online Kraukk  !! 

Ketika senja di pantainya yang berombak tenang. Bentangan kanvas raksasa  yang tiada bertepi dengan semburat warna jingga dan bayangan hitam di sekitarnya , sungguh laksana lukisan alam yang menawan.

Bagai film yang sedang diputar, Keindahan itu terus berlanjut. Saya kemudian menyusuri jalan yang dibangun permanen di bagian tengahnya. 


     Click Tips dan Panduan Lengkap Cepat Hamil

Tampak deretan pohon cemara dengan bayangan hitamnya yang menjulang tinggi bagaikan raksasa yang menghantar sang surya kembali ke peraduannya.


Sedangkan di sisi lainnya tampak beberapa keluarga ,  remaja yang sedang asyik berfoto ria, bermain gitar atau sekedar bersenda-gurau menikmati indahnya senja dengan perahu-perahu yang tertambat.



Yang menarik, di kawasan ini juga terdapat dua buah sumur yang berair tawar walau lokasinya berada di tepi pantai.

 Click disini : Portal CPNS 
 
Seperti yang tertulis pada prasasti yang terpasang di dinding sumber air itu, pantai Tuban ini dulunya menjadi Pelabuhan besar yang menjadi jalur lintasan utama perdagangan dan pelayaran pada masa kerajaan Singhasari dan Majapahit.

 
Click here : Tokokoo

Di pantai inilah kisah legendaris tentang  Adipati Ronggolawe bermula. Kala itu dia dan pasukannya  menghadang dan menyerang pasukan tentara Mongol yang hendak menyerbu kerajaan Singhasari.


Sebagai bekas pelabuhan niaga yang besar di masa lampau,tak heran bila di kawasan perairan dan pantai ini banyak ditemukan benda-benda bersejarah seperti gentong dan guci, kuno, persenjataan tradisional, keramik dan sebagainya. 
______________________________

 

Layanan untuk Web Hosting dan Domain Anda :




 Click here: Jagoan Hosting


 Click here : Bali Orange Communications

 Click here : Pasar Hosting  


 _____________________________



Beberapa diantara benda-benda yang berhasil diangkat dari perairan Pantai Boom itu bisa dijumpai di Museum kambang Putih Tuban yang berada di sebelah selatan alun-alun Tuban.

Menyaksikan sang Mata Dewa yang bergerak perlahan menuju ke peraduannya menjadi kenangan yang cukup romantis dan mengesankan.  


             Click : Mudahnya Transaksi ONline Dengan IPAYMU 

Terlebih dengan adanya pendar cahaya penerangan dari lampu merkuri di lokasi.


Karena itu banyak pengunjung yang mengabadikan panorama sunset itu dengan berfoto ria bersama  dengan kekasih atau keluarganya. 



Click here : Sign Up PAYZA For Free


Sayang beberapa lampu penerang yang ada di sana ada yang rusak dan tidak menyala. Entah hal itu dilakukan untuk penghematan listrik atau karena faktor lainnya.
 

 CLicK : Promo Master Web Network

 Kalau alasannya hanya untuk penghematan listrik, lalu apa tujuan didirikannya tiang-tiang berlampu itu selain sebagai penerangan di wisata Pantai Boom ini ? 


Semoga hal ini segera mendapatkan perhatian serius dari pihak penanggung jawab dan pengelola wisata ini.



=======================================================================




Break Session :


Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
 
Menambang Uang Melalui Facebook dan Blog
Bisnis Online Modal Rp 10 Ribu


Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog
OLeh-oleh Khas Tuban 
 
Penampakan Hantu Di Taman Pelangi Yogyakarta 
Walikota Surabaya Berjualan Soto Ayam 
Indahnya Lampion  Sang Presiden  
Koleksi Boneka Porno Di Museum Kesehatan  
Aneka Ragam Rokok Klasik Produksi Sampoerna 
 
 Misteri Masjid Jin Yang Indah dan Megah  
Wisata Religi Ke Pura Di Jawa Timur    
Masjid Muhammad Cheng Hoo Yang Berhias Lampion  
Keunggulan Bergabung dan Menulis di Vlog - Vivanews     
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Museum Brawijaya
 
Jejak Kebesaran Sunan Giri Di Gresik  
Mahkota Emas Kerajaan Dan Kesultanan Di Nusantara
Koleksi Benda Yang Menyeramkan Di Museum Kesehatan
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Malang
Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog 


Tiga Mobil Kuno Yang Legendaris Di Jawa Timur
Candi Masa Kerajaan Majapahit Di Trowulan 
Untaian Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Jejak Letusan Di Gunung Bromo dan Gunung Kelud
Kelenteng Kuno Di Kota Jombang

Patung Budha Yang Indah dan Unik Di Jawa Timur 
Kelenteng Dengan Lukisan Kuno Yang Indah  
Jejak Budaya Masa Lampau Di Makam Sunan Bonang

Wanita Inspiratif Ala Putri Herlina Dan Lennes Imut-imut
Gereja Yang Indah Dan Unik Di Jawa Timur 
 
Bebatuan yang Indah Dan Bercahaya Di Lamongan
Monumen Pesawat Yang Legendaris Di Jawa Timur
Sensasi Memetik Teh Di Kebun Teh Kertowono
Kisah Batu Kodok Di Lamongan 
Nasi Boran Yang Khas Dan Nikmat Di Lamongan
 
Patung Gajah Mungkur Yang Unik Di Gresik
Kisah Batu Gajah Yang Unik Di Tuban
Jejak Nostalgia Wisata Museum Di Surabaya 
Menyapa Monyet Liar Di Pemandian Bektiharjo 
Indahnya Kesenian Kuda Di Jawa Timur 

Pelabuhan Kuno Yang Legendaris Di Tuban 
Merenda Kenangan Di Pantai Pasir Putih Situbondo
Budaya Minum Tuak Di Bumi Ronggolawe
Merajut Kenangan Indah Di Malioboro Yogyakarta
Busana Kerancang Betawi Yang Indah Dan Menawan 

Eksotisme Wisata Air Terjun Sri Gethuk

Uniknya Memancing Di Ranu Grati Pasuruan 
Sejuta Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Jejak Perjuangan Bangsa Di Museum Benteng Vredeburg  
Koleksi Wayang Kulit Di Museum Santet

Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong
Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio
Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track 
Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio

Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban  
Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik 

Eksotisme Tradisi dan Budaya Dalam Pengantin Betawi
Megahnya Istana Kaisar Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga

Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban 
Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo
Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban
Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah 
Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban 

Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro
Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Koleksi Tengkorak Manusia Di Museum Santet
Sumur Gemuling Yang Keramat Di Makam Sunan Bejagung

Misteri Jutaan Ikan Keramat Di Gua Ngerong 
Jejak Budaya Kerajaan Majapahit Di Candi Jabung
Aksi Premanisme Di Air Terjun Madakaripura 
Ondel-ondel Betawi Yang Unik dan Artistik
Oleh-oleh Dendeng Tokek Dari Probolinggo

Ancaman Maut Di Anak Gunung Kelud 
Jejak Vandalisme Makam Belanda Di Surabaya
Spa Alami Di Wisata Gunung Kelud 
Penampakan Hantu Di Petilasan Gembul
Kelenteng Boo Hway Bio Yang Indah Di Mojoagung

Misteri Gedung Singa Di Kota Surabaya
Nuansa Menegangkan Di Terowongan Gunung Kelud
Tauwa, Kuliner Peranakan Tionghoa Di Nusantara
Sayembara Unik Mengangkat Mesin Ketik Kuno
Sejuta Kekaguman Di Wisata Gunung Kelud

Mobil Mercedes Benz Kuno Peninggalan Bung Karno 
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Nostalgia Bung Karno Dengan Tokoh-tokoh Dunia
Gereja Batu Yang Unik Di Puhsarang Kediri
Patung Budha Sedang Tidur Di Mojokerto

Nostalgia Bung Karno dengan Tokoh Populer Dunia
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Kelenteng Hok Liong Kiong Yang Indah Di Jombang
Patung Makco Thian Shang Sen Mu Di Kediri


Gadis di Tuban  Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kerangka Gajah Purba Di Lamongan
Wisata Religi Di Makam Sunan Giri
Nasi Krawu Yang Nikmat dan Khas Gresik
Kue Pudak yang Nikmat dan Khas Gresik
 

Gedung Setan Yang Terkenal Di Surabaya
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Fenomenal
Indahnya Panorama Senja Di Pantai Kartini 
Pasar Tradisional Di Ranuyoso Yang Eksotis 
Kelenteng Sumber  Naga Di Kota Probolinggo  


Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi 
Bunker Peninggalan Belanda Di Surabaya
Wisata Guci Alit Yang Indah Di Lumajang  
Pura Luhur Poten Di Lautan Pasir Gunung Bromo
Gunung Bromo Yang Indah Dan Mengesankan
Lokomotif Kuno Di Museum Probolinggo

Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog
Tips Optimal Dalam Bergabung Dengan Program Afiliasi 

 

Tips Mencari  Dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog
Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #2
Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #3 
Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog


================================================================
ReadFull Article ..

Memang Saya Dilahirkan Macam Ini – Bobo Jawab Kontroversi Video “Sayang”

Memang Saya Dilahirkan Macam Ini – Bobo Jawab Kontroversi Video “Sayang”


Sekiranya sebelum ini kami pernah mengajukan soalan kepada pihak pembaca OHBULAN! siapakah agaknya lelaki yang menyanyikan lagu parodi berjudul “Sayang” nyanyian Shae di laman YouTube sehingga mencetuskan viral di media sosial tersebut sejak pertengahan bulan lalu.
Menerusi sesi temubual yang dijalankan oleh Anwar Abdullah @ Kaio, Bobo menyatakan bahawa dia menghasilkan video berkenaan secara suka-suka dan langsung tidak menyangka video tersebut menjadi perhatian umum sehingga mencetuskan pelbagai kontroversi dikalangan penonton.
Sebenarnya memang daripada dulu lagi suka buat video macam itu. Miming, buat gila-gila bila bosan dan sebenarnya semuanya dilakukan secara spontan.
Memang saya tak sangka langsung dan terkejut juga sampai macam itu sekali video ini boleh tersebar. Sampai keluar dekat TV semua.
Menjawab mengenai pelbagai kritikan negatif yang dilemparkan keatas dirinya, Bobo akui dirinya sememangnya dilahirkan sebegitu dan berharap agar penonton tidak memandang serong terhadap dirinya selepas ini.
Janganlah tengok pada luaran dan suka hakimi orang. Kenal dulu orang itu betul-betul. Memang saya dilahirkan macam ini.
Bagi anda yang nak dengar dan lihat sendiri temubual Kaio dengan Bobo, jom layan video di bawah ini. Diharapkan segalanya terjawablah ya. – Ohbulan.com
ReadFull Article ..